Rabu, 20 Maret 2013

SUREM MANIKAM

SUREM MANIKAM


Sumedhot risang kapirangu
rinangkul kinekep ira jroning lara
karana asmara
tandhes ati larane

adhuh sang ratnaning bawana
cinandra pindhane walang ati 
kang nandhang ngenes jroning tyas
ngenes ati larane

sumedhot risang kapirangu
adhuh sang ratnaning bawana

Minggu, 17 Februari 2013

S A Y U K


“ SAYUK “


Konsep Garapan
Sayuk merupakan sebuah bentuk musik  kreasi baru yang mengembangkan penafsiran tradisi sebagai identitas kedaerahan yang dikemas dalam suatu bingkai format seni pertunjukan. Sebagai bentuk seni pertunjukan karya musik ini akan dipresentasikan sedemikian rupa sehingga dapat dinikmati secara audio dan visual.

Ide Garapan
Bantul sebagai wilayah agraris kaya akan seni budaya yang melingkupi kehidupan masyarakat pendukungnya. Kehidupan dan suasana sawah di pedesaan mampu memberikan rangsang ide penciptaan musik ini. Spirit para petani dalam menjalani rutinitas dengan etos kerja dan semangat yang tinggi melahirkan suatu gagasan penciptaan musik yang berbicara tentang suasana aktivitas persawahan dengan menekankan pada nilai-nilai kebersamaan dan kegotongroyongan yang dimiliki oleh masyarakat petani di pedesaan.

Tema
Karya musik dengan judul Sayuk bertemakan tentang suasana kehidupan persawahan di pedesaan. Semangat kebersamaan yang dimiliki para petani dalam menjalani aktivitas di persawahan   menjadi spirit yang mendasari ungkapan ekspresi pemusik yang dimanifestasikan melalui media musik yang mengetengahkan perpaduan antara idiom modern dan tradisi dalam media tradisi.

Judul
Spirit kebersamaan para petani di pedesaan yang menjadi landasan penciptaan karya ini menginspirasikan tercetusnya Sayuk sebagai judul karya musik ini. Sayuk berarti sehati, seia sekata atau sepakat.






Sinopsis 
Sayuk

Rasa sehati, seia sekata, dan sepakat menjadi spirit aktivitas bercocok tanam dalam rutinitas kehidupan para petani di pedesaan. Semangat kebersamaan dan kegotongroyongan dalam aktivitas para petani di persawahan menginspirasikan terciptanya karya seni musik berjudul  Sayuk  yang mengetengahkan olah kreativitas unsur-unsur budaya tradisi dengan garap baru yang dikemas dalam bentuk seni pertunjukan musik yang mengindahkan keserasian unsur audio dan visual pada penampilan karya ini.
“ Sing sayuk, sing rukun, rukun karo kancane
yo ayo asengkut gumregut ing karya
yo yo yo
akarya tanen “.



 Daftar Pendukung:
1.     Shandro
2.     Dila
3.     Unggul
4.     Agnes
5.     Ino
6.     Bayu
7.     Galih
8.     Ersa
9.     Arif
10.  Iwan
11.  Sentot










Daftar Instrumen:
1.     Bonang Barung laras Slendro
2.     Bonang Penenrus laras Slendro
3.     Gambang laras Slendro
4.     Kendang Batangan
5.     Ketipung
6.     Bedug
7.     Kempul, Siyem dan Gong
8.     Kenong Japan
9.     Keprak
10.  Lesung
11.  Caping
12.  Cowbell
13.  Triangle
14.  Maracas